Media

Foto-foto survei di Ngadulanggi

Jalanan beraspal terputus pada km 39 dan berubah menjadi jalanan tanah pada perjalanan darat dari Waingapu menunju desa Ngadulanggi lewat Jalan Negara. Jalan berbatu dan berlubang serta licin itu membawa tim survei menuju lokasi yang nanti pada bulan Juli 2010 akan dijadikan tempat pendidikan alam oleh 1n3b. Namun hal itu terbayarkan lunas saat melewatinya, di mana kanan kiri terhampar padang rumput (savana) khas Indonesia tenggara yang kali ini tampak hijau. Udara tidak terlalu panas. Awan berkumpul dan berserak seakan menyentuh punggungan bukit-bukit hijau itu. Sesekali terlihat rumah, walaupun jarak satu sama lain dalam ukuran kota adalah saling berjauhan. Maklum, di Sumba Timur ini jumlah penduduk hanya sekitar 230.000 jiwa (2008). Keindahan panorama yang membentang ini seharusnya tak hanya dinikmati oleh wisatawan saja, tetapi untuk kebaikan penghuninya juga.

Licinnya jalanan terutama pada musim hujan membuat repot kendaraan roda empat yang dilalui tim survei 1n3b. Wajar saja, tidak disarankan melewatinya pada malam hari. Dari ujung aspal menuju desa Ngadulanggi, jarak ditempuh sejauh 16 km, sehingga total jarak adalah 55 km.

Berikut hasil survei dalam bentuk foto, yang dilakukan pada tanggal 13 Maret 2010:

0001

0003

0004

0005

0006

0009

0010

0011

0014

0016

0018

00120

0022

0023

0024

0026

0027

0028

0029

0030

0031

0032

0034

0035

0036

(Ditulis oleh Nikk. Foto oleh Tyty)

.


ACARA BAGI ILMU-BAGI BUKU-BAGI ANAK NEGERI PADA TANGGAL 22 MEI 2009

Pada tanggal 22 Mei 2009, pagi nan cerah, saatnya berbagi keceriaan dan ilmu bersama anak-anak Desa Madobag.

Cheers!

Foto-foto lainnya dapat dilihat disini


Acara BAGI ILMU-BAGI BUKU-BAGI ANAK NEGERI pada tanggal 21 Mei 2009

Persiapan-persiapan yang diperlukan telah dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2009. Adapun acara pada tanggal 21 Mei 2009, adalah:
- Balai pengobatan massal gratis yang dilaksanakan sejak pagi hari sampai dengan sore hari.
- Peresmian Rumah baca Tuddukat pada sore hari oleh Wakil Bupati kepulauan mentawai.

Foto-foto lainnya bisa dilihat di sini


Aktivitas Tim 1N3B pada tanggal 20 Mei 2009

Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang dari Jakarta, akhirnya Tim 1N3B tiba di Desa Madobag pada tanggal 20 mei 2009 sore hari.  Rupanya Panitia lokal dan masyarakat telh mempersiapkan Turuk mentawai untuk menyambut kami. Bagi kami turuk tersebut merupakan sambutan yang sangat istimewa disamping keramahtamahan dan senyum hangat dari masyarakat.

Tanpa harus beristirahat lama-lama, dengan  Penerangan seadanya dari Generator listrik dan kekhawatiran nyamuk malaria, Tim 1N3b bersama panitia lokal melakukan persiapan pada Rumah baca Tuddukat dan Pengobatan Massal serta mengadakan acara nonton film bareng.

Foto-foto lainnya dapat dilihat disini


Perjalanan Tim 1N3B Menuju Desa Madobag, P. Siberut

Pada hari selasa tanggal 19 Mei 2009 Tim 1N3B sebanyak 16 orang berangkat menuju Desa Madobag, P. Siberut dengan barang bawaan (bagasi)  pada saat di Bandara soekarno Hatta, berjumlah  lebih dari 250 Kg (belum termasuk belanja logistik bahan makanan/barang tambahan di Padang). Satu orang volunteer, Mr. Sri Setyoko aka Undix,  berangkat satu hari sebelum tim besar,  menjadi Tim Advance di Desa Madobag.

Jalur yang ditempuh kali ini untuk menuju Desa Madobag adalah:

Jakarta - Padang (pesawat, 2-3 jam)

Padang (Bungus) - Tuapeijat, P. Sipora (Kapal ASDP Ambuambu, 10-11 jam)

Tuapeijat, P. Sipora - Muara Siberut, P. Siberut (Boat, 4 jam)

Muara Siberut, P. Siberut - Desa Madobag (Boat dan Pompong, 3-4 jam)

Rasa lelah dalam Perjalanan panjang yang ditempuh, ketika tiba di Desa Madobag sekejap sirna oleh  senyum, tawa, semangat dan sambutan hangat nan tulus masyarakat Desa Madobag.

Foto-foto lainnya dapat dilihat di sini


Sebelum ke Mentawai

Sahabat 1N3B, ungkapan practices make perfect juga berlaku bagi kami. Disela-sela kesibukan seperti meregistrasi buku-buku dalam data base, menyampuli buku-buku, pelabelan berdasarkan kategori, kegiatan pengiriman, pembelian obat-obatan dan penggalangan dana dan buku dari donatur serta fund rising dalam bentuk penjualan merchandise, dan kaos 1N3B. Para volunteer terutama yang akan terjun ke site dan bertugas mengarahkan kegiatan sain di alam terbuka, tidak lupa berlatih untuk “tampil” di hari H. Perlu sahabat ketahui, beberapa diantara anggota tim ini, telah memiliki pengalaman dengan kegiatan serupa sebelumnya, yaitu ketika mendirikan rumah baca di Sawarna dan Ranu Pane, namun demikian bagi mereka latihan tetap penting.

Puncak latihan tersebut adalah acara gladi resik yang diadakan di hutan kampus Universitas Indonesia, di Depok, Jawa Barat pada tanggal 2 Mei 2009. Dalam gladi resik tersebut para mentor, mempersiapkan alat peraga andalan masing-masing, narasi singkat 120 detik, untuk menjelaskan materi permainan atau kegiatan yang akan diberikan dan yel-yel serta ice breaking yang diberikan pada tiap kelompok. Pembagian kelompok dalam kegiatan sain ini berdasarkan kelas siswa. Walhasil ada empat kelompok, yaitu kelompok A untuk kelas 1 dan 2 SD, kelompok B untuk siswa kelas 3 dan 4, kelas C untuk kelas 5 dan 6, serta kelompok D untuk siswa SMP. Secara keseluruhan ada sekitar 283 anak-anak dan 8 mentor yang “mengawal”. Ingin tahu kegiatan di UI tersebut, inilah foto-fotonya. Bagi sahabat yang telah tergabung di grup 1N3B di Facebook, anda bisa melihat lebih banyak lagi dokumentasi tersebut di sana. (more…)


Open House 1N3B

Open House 1n3b diacara Launching SMS Payment BNI


Tim 1 Nusa 1Bangsa 1 Bahasa 1 Bumi 2007

(more…)


Latihan Bahasa Inggris Untuk Porter - 1 Nusa 1 Bangsa 1 Bahasa 1 Bumi 2007

Acara pelatihan bahasa Inggris untuk para porter Desa Ranupani. Acara ini merupakan bagian “1 Nusa 1 Bangsa 1 Bahasa 1 Bumi 2007″ di Desa Ranupani, kaki G. Semeru, pada 27 Oktober 2007. (more…)


Peresmian Rumba Ranupani - 1 Nusa 1 Bangsa 1 Bahasa 1 Bumi 2007

Peresmian Rumba (Rumah Baca) Ranupani dalam rangka acara 1 Nusa 1 Bangsa 1 Bahasa 1 Bumi di Desa Ranupani, kaki G. Semeru, Jawa Timur pada 27 Oktober 2007. Video ini ditampilkan dalam kualitas gambar yang tinggi.
(more…)